Belajar Lengkap Chord / Kunci Gitar, Piano, Bass Serta Cara Mencari Chord Sebuah Lagu
Cara Mencari Chord Kunci Sebuah Lagu Dan Belajar Lengkap Chord Kunci Gitar, Piano, Bass
PENTINGNYA MEMAHAMI FORMULA CHORD (ASAL MUASAL CHORD) & KARAKTERNYA
ASAL MUASAL CHORD (FORMULA CHORD / CHORD TONES)
karena
gitar, bass, keyboard adalah alat musik yang identik dengan 'comping' yakni
dimainkan untuk tujuan sebagai pengiring lagu/musik maka yang baik tentunya
wajib terlebih dahulu memahami dan menguasai chord, karena chord adalah
'rohnya' musik dan yang paling mutlak dimainkan ketika kita bermain musik
tentunya, serta sebagai pondasi awal jika kita mau mendalami ilmu musik,
kesimpulannya: jika kita tidak mampu bermain chord dengan baik tentunya mutu
musikalitas kita patut dipertanyakan...
Formula chord (chord-tones) adalah nada-nada pembentuk chord, kalau kita perhatikan jika kita
memainkan chord C maka kita pasti akan membunyikan beberapa nada sekaligus, nah
nada-nada itulah yang disebut formula atau nada-nada pembentuk chord, memahami
formula chord merupakan pelajaran paling penting dalam musik, berikut ini
beberapa contoh formula-formula chord dari chord-chord yang biasa kita mainkan
(chord-chord major dan minor):
FORMULA CHORD MAJOR & MINOR:
chord C =
C,E,G
chord Cm =
C,D#,G
chord D =
D,F#,A
chord Dm =
D,F,A
chord E =
E,G#,B
chord Em =
E,G,B
chord F =
F,A,C
chord Fm =
F,G#,C
chord G =
G,B,D
chord Gm =
G,Bb,D
chord A =
A,C#,E
chord Am =
A,C,E
chord B =
B,D#,F#
chord Bm =
B,D,F#
CHORD-CHORD
PERANAKAN 'MAJOR SCALE'
Major Scale
: 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13
atau dalam
not-not hurufnya, misal (DO=C) : C,D,E,F,G,A,B,C',D',E',F',G',A'
(catatan:
major scale terdiri dari 7 nada lalu mengapa dalam penjabaran chord ditulis
sampai not ke 13 atau melebihi satu oktaf? karena umumnya batas akhir
penggunaan simbol angka dalam chord adalah not ke 13 atau jika didalam tangga
nada DO=C maka akhir angka simboliknya di not ke-13 yakni not A)
1-5 = power
chord (5)
1-8 = chord
8 (8)
1-3-5 =
major
1-2-5 = sus
2
1-4-5 = sus
4
1-3-5-6 =
major 6th (6)
1-3-5-7 =
major 7th (maj7)
1-3-7-9 =
major 9th (maj9)
1-7-9-11 =
major 11th (maj11)
1-7-9-13 =
major 13th (maj13)
1-3-5-9 =
add9
1-3-6-9 =
6add9
APAKAH CHORD BISA MEMPENGARUHI PIKIRAN SESEORANG ?
JAWAB:
bisa, chord atau yg biasa disebut kunci itu memiliki aura masing-masing
dan
punya kekuatan untuk mempengaruhi alam pikiran pendengar, contoh; coba
anda
bayangkan menonton film action, film horor, film comedy, film romansa,
dan
film2 lainnya tanpa adanya back sound atau cuma visual tanpa ada audio
(suara),
seru atau tidak? tentu tidak sama sekali, yg membuat seru adalah karena
adanya
sinkron antara visual dan suara, gambar/film tanpa suara tentu hilang
maknanya,
nah disini poinnya, yg jadi pertanyaan adalah apakah kita pernah
membayangkan
kira2 chord latar apa yg dimainkan oleh sound tracker film, ketika ada
adegan
tegang, seram, lucu, romantis, dll... nah disini diperlukan wawasan
tentang chord agar 'matching' antara visual dan suaranya, matching
antara pemilihan chord dan adegannya, inilah kira-kira sedikit ilustrasi
bahwa seorang pemusik
yg baik itu wajib memahami 'suasana' chord dan punya kemampuan untuk
membayangkannya secara 'visual' meskipun cuma didalam kepala, dibawah
ini
beberapa chord beserta 'suasana' yg memancar darinya;
- Saat
ingin menggambarkan situasi normal, biasa dan netral, cocok dengan chord major,
contoh: C
- Disaat
adegan tegang dan marah cocok dimainkan chord dominan, contoh; C7, C9, C11, C13
- Disaat
adegan ceria atau sedikit suasana komedi, cocok dengan chord 6, contoh: C6
- Disaat
sedang galau/sedih/khidmat dan juga sedang kasmaran, cocok akord minor, contoh:
Cm
- Ketika
menginginkan suasana yg menyeramkan, menegangkan, suram/redup, maka cocok
dengan chord diminished, contoh: Cdim7
- Tatkala
menginginkan situasi yang tenang, santai dan cool, mainkan chord major
7,9,11,13, contoh: CM7, CM9, CM11, CM13
- Jika ingin
membuat suasana penasaran, mainkan chord suspended, contoh: Csus2, Csus4 atau
bisa juga digabung dengan chord dominan, contoh: C7sus2 atau C7sus4
- Ingin
menggambarkan suasana yg penuh petualangan, mainkan chord slash (slash chord),
contoh: C/B, G/F#, D/F#
- Mau
memunculkan keadaan yang lantang/keras, mainkan chord 5 (power chord), jika
dimainkan di gitar maka sertai dengan distorsi, contoh: C5
- ingin
suasana mencolok, coba mainkan chord aug, contoh: Caug atau C+
dan
lain-lain......
# amat disayangkan,
memahami 'mood/suasana/sugesti/kesan' chord jarang didalami oleh para pemusik
pemula padahal rahasia permainan cantik musik ada di trik ini, ada di seputaran chord...
NB:
seandainya tahu cara penempatan peggunaan chord-chord diatas dalam permainan
kamu, maka kamu akan menghadirkan permainan yang akan menyentuh hati orang
lain, karena setiap chord diatas memiliki daya pikatnya masing-masing yg akan
mampu mempengaruhi orang lain secara psikologis... dan sangat disayangkan jika
kita cuma tahu chord-chord dasar seperti major dan minor tanpa mengetahui chord-chord diatas...
TIPS DAN CARA MENCARI CHORD / KUNCI SEBUAH LAGU DAN DASAR BERMAIN MELODI
cari paling ampuh untuk mengetahui chord / kunci sebuah lagu adalah dengan mengenal Family Chords Dan Cousins Chords.
FAMILY CHORDS, COUSIN CHORDS??? … apa itu !!?
Dalam dunia musik, tidak mungkin lepas dari apa yang biasa dinamakan grup / keluarga chord yang memiliki keterkaitan yang sangat erat, tanpa tahu teori ini maka seorang pemusik akan mengalami ‘KEBUTAAN’ dalam permainannya dan akan benar-benar ‘BUTA’ jika malas untuk tahu… :)
Dalam chord, ada beberapa istilah yg berkembang, diantaranya;
1). Family Chords (primary chords)
2). Cousins Chords (secondary chords)
Dalam musik, ada 3 jenis grup chord family yg merupakan pondasinya, yakni; major, minor dan dominant 7 …
Sedangkan untuk penjabarannya;
1). I – IV – V … (major) … biasa disebut Family Chords, contoh: C, F, G,
2) II – III – VI – VII … (minor & diminished) … biasa disebut Cousins Chords, contoh: Dm, Em, Am, Bdim.
Progresi chord Selengkapnya;
DO=C
C (I) – Dm (II) – Em (III) – F (IV) – G (V) – Am (VI) – Bdim (VII)
untuk scale gunakan C major Scale; C, D, E, F, G, A, B
untuk progresi minor nya, tinggal urut dari chord ke 6 major
DO=C
Am (VI) – Bdim (VII) - C (I) – Dm (II) – Em (III) – F (IV) – G (V)
untuk scale gunakan A minor Scale; A, B, C, D, E, F, G
*PENJELASAN: semua lagu yang bernada dasar DO=C dipastikan chord-chordnya cuma berputar-putar di chord-chord C, Dm, Em, F, G, Am, Bdim, nah pertanyaan sekarang adalah mengapa di nada dasar C itu chord tingkat duanya adalah Dm bukan D major? Em bukan E major? Am bukan A major? Bdim bukan Bm atau B major? JAWAB: coba kamu perhatikan chord-tones atau formula tiap chordnya dibawah ini:
C = C,E,G
Dm = D,F,A
Em = E,G,B
F = F,A,C
G = G,B,D
Am = A,C,E
Bdim = B,D,F
semua formula diatas ada di major scale nya C ya kan? misal Dm formulanya D,F,A. kenapa tidak D major, sebab formulanya D adalah D,F#,A dan nada F# itu tidak ada di major scale nya C, begitupun juga chord-chord lainnya, jadi cara mencari grup / keluarga chord adalah harus berpatokan pada tangga nada atau scale nya, paham ya?... nah lalu bagaimana cara menentukan atau mencari chord sebuah lagu? ya kita tinggal cari nada dasarnya, cara sederhana adalah cari nada bass lagu tersebut, perhatikan nada-nada bassnya lalu cocokkan nada-nada bass itu ada di scale apa? misalnya ketika kita mencari chord lalu yang kita temukan nada-nada bass seperti C, A, F, D, G, E maka dipastikan nada-nada bass ini masuk doremi nya C atau major scale nya C, berarti nada dasarnya DO=C, dan pasti putaran chordnya cuma berputar-putar diantara C, Dm, Em, F, G, Am, Bdim. nah ini rahasianya...! lalu bagaimana bila nada dasarnya bukan di C tapi di D, E, F, G, A, B ? ya mudah saja, perhatikan interval (jarak nada) pada major scale C lalu tinggal naikkan sesuai dengan nada dasar yang dimainkan, misal nada dasar ada di DO=D, nah jarak nada C ke D kan berjarak satu, berarti semua keluarga chord C dinaikkan satu nada, perhatikan dibawah ini:
C dinaikkan satu jadi D
Dm dinaikkan satu jadi Em
Em dinaikkan satu jadi F#m
F dinaikkan satu jadi G
G dinaikkan satu jadi A
Am dinaikkan satu jadi Bm
Bdim dinaikkan satu jadi C#dim
*kesimpulan: family chordnya D adalah D, Em, F#m, G, A, Bm, C#dim. semua lagu yang bernada dasar D pasti cuma berputar-putar di putaran chord-chord ini.. paham ya, mudah kan?
lalu ada lagi pertanyaan: seandainya ada chord-chord diluar family chord ini, itu apa ya dan gimana cara nentuin nada dasarnya? JAWAB: semua chord yang berada diluar rumus resmi diatas adalah biasanya chord-chord variasi, chord-chord penghubung / bridge chords, chord-chord lewat sebentar / passing chords, semua penggunaan chord ini sah dan halal digunakan didalam progresi sebuah lagu, jadi khusus chord-chord ini adalah pengecualian, contoh: ada lagu yang progresi chordnya seperti dibawah ini:
C, C/B, Am, Am/G, F6, D7, G7 atau Am, Am/G#, Am/G, Am/F#, F... nah nada dasarnya apa ya atau DO nya ada dimana? JAWAB: nada dasar dari kedua progresi diatas adalah DO=C, jadi nada dasarnya tetap di C sekalipun ada chord-chord diatas itu yang formulanya tidak masuk ke major scale nya C, chord-chord yang diluar rumus resmi diatas adalah bridge chords (chord penghubung) yang digunakan untuk memperindah perpindahan chord, jadi biar tidak terdengar flat (datar), penggunaan bridge chords seperti ini bisa meningkatkan kualitas permainan chord kita.
nah, dengan mengerti teori / rumus ini maka kita mendapat berbagai keuntungan wawasan yakni selain kita jadi mengerti cara mencari chord sebuah lagu, kita juga paham jalur bermain melodi, jalurnya yang mana ya ? JAWAB: contoh jika kita bermain lagu di DO=C maka gunakan C major Scale; C, D, E, F, G, A, B, dan chord-chord pengiringnya C, Dm, Em, F, G, Am, Bdim. selama kita mengikuti teori ini maka permainan kita tidak akan pernah salah, fals, sumbang, dan lain-lain, sekalipun kita acak-acak urutan-urutan chord dan melodinya selama yang digunakan sesuai dengan rumus diatas maka permainan kita PASTI BENAR !!!... ini rahasia dan rumus cara mencari chord dan bermain melodi (selain menggunakan scale major dan minor, bisa juga mengambil nada-nada melodi dari major modes, seperti dorian, phrygian, lydian, mixolydian dan locrian... serta bisa juga menggunakan minor dan major pentatonic)
Sumber:http://rahasiailmumusik.blogspot.com/2013/08/pentingnya-memahami-akord-dan.html
No comments:
Post a Comment